Muncul Bercak Tak Biasa di Kulit? Waspadai 4 Masalah Kulit Berbahaya Ini

Muncul Bercak Tak Biasa di Kulit? Waspadai 4 Masalah Kulit Berbahaya Ini
Ilustrasi
Kamis, 16 Februari 2017 15:15 WIB
JAKARTA - Waspadai bintik atau bercak yang tidak biasa dan tiba-tiba muncul di permukaan kulit Anda. Beberapa jenis bintik atau bercak yang abnormal mungkin merupakan pertanda berkembangnya kanker kulit atau masalah kulit lain yang lebih serius.Tidak normalnya bintik atau bercak tersebut tergantung pada ukuran, bentuk, dan lokasi pertumbuhannya. Dokter mungkin akan melakukan bedah ringan yang memerlukan beberapa jahitan untuk mencari tanda-tanda sel kanker.

Jika tidak ada jejak kanker dalam sampel jaringan, berarti bercak atau bintik pada kulit tersebut tidak berbahaya. Tapi jika bintik seperti tahi lalat mulai tumbuh dan semakin luas, segera periksakan kembali ke dokter.

Seperti dilansir Self, Jumat (1/3/2013) waspadai tanda-tanda seperti bintik, bercak, dan masalah kulit lain yang abnormal berikut ini:

1. Actinic keratosis
Actinic keratosis disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet matahari yang terlalu banyak dan dapat mengubah sel-sel kulit menjadi abnormal. Jika tidak segera diobati, actinic keratosis ini dapat menjadi kanker dari waktu ke waktu.

Bentuk yang paling umum adalah actinic keratosis, ditandai dengan kulit bersisik, permukaan kulit kasar, berwarna merah, dan seringkali menimbulkan kerak berwarna putih daging atau kuning. Actinic keratosis biasanya ditemukan pada kulit kepala, wajah, punggung tangan, dada, atau area tubuh lainnya yang terbakar sinar matahari.

Pengobatan dan perawatan mungkin termasuk kemoterapi dengan krim dan laser, radiasi atau cryosurgery.

2. Karsinoma sel basal
Ini adalah jenis kanker kulit yang paling umum dan sekitar 2,8 juta kasus karsinoma sel basal didiagnosa setiap tahunnya. Kondisi ini ditandai dengan terbentuknya benjolan sebesar mutiara pada permukaan kulit, yang berwarna merah muda atau coklat kemerahan ketika kering.

Meskipun jarang berakibat fatal, tetapi jika tidak diobati, karsinoma sel basal ini dapat merusak jaringan kulit terdekat dan akhirnya menyerang otot, saraf dan tulang. Pengobatan dan perawatan mungkin termasuk kemoterapi krim dan laser, radiasi atau cryosurgery, bedah Mohs, dan operasi standar.

3. Karsinoma sel squamous
Karsinoma sel squamous adalah jenis kanker kulit kedua yang paling umum, dimana dapat berwarna apapun, terlihat keras, berkerak, kasar dan bersisik dengan tepi yang menganga. Kondisi ini juga dapat berkembang dari bekas luka atau luka bakar.

Karsinoma sel squamous ini lebih cenderung bermigrasi ke kelenjar getah bening di dekatnya. Pengobatan dan perawatan untuk kondisi ini dapat dilakukan dengan laser, radiasi atau cryosurgery, bedah Mohs, dan operasi standar.

4. Melanoma
Melanoma jarang terjadi, tetapi kondisi ini menyebabkan lebih dari 75 persen dari semua kematian akibat kanker kulit. Penyebab terjadinya melanoma adalah karena kerusakan akibat sinar matahari dan genetika.

Melanoma dapat muncul di mana saja di mana sering terlihat seperti tahi lalat yang datar atau menonjol dan berwarna hitam, coklat atau warna-warni dengan tepi-tepi yang bergerigi. Pengobatan untuk melanoma mungkin termasuk operasi standar.

Ads
Editor:Sisie
Sumber:Detik.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww