Wih, PLN Sasar Penyesuaian Tarif 3,3 Juta Pelanggan

Wih, PLN Sasar Penyesuaian Tarif 3,3 Juta Pelanggan
Ilustrasi
Selasa, 14 Februari 2017 12:33 WIB
SURABAYA– Pelanggan PLN di wilayah Jawa Timur (Jatim) harus merogoh kocek lebih dalam. PLN Jatim akan memberlakukan penyesuaian tarif (tarif adjustment) untuk pelanggan berdaya 900 Volt Ampere (VA) pada Juni 2017.Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jatim Pinto Raharjo menuturkan, kenaikan sebesar 36% pada tarif adjustment akan diberlakukan pada 3,3 juta pelanggan di luar tarif subsidi. Sementara untuk pelanggan yang masuk kategori penerima subsidi masih tetap dengan tarif lama.

“Pengenaan tarif adjustment untuk listrik 900 VA kepada pelanggan nonsubsidi ini dimulai tahapannya pada Januari 2017 sebesar 32%,” ujar Pinto.

loading...
Dia mengatakan, tarif listrik yang diambilkan dari selisih antara tarif keekonomisan dengan tarif subsidi itu kembali dinaikkan 32% pada Maret. Baru pada Mei nanti, pihaknya menaikkan lagi tarifnya menjadi 36%.

Ads
“Maka pada Juni 2017 sebanyak 3,3 juta pelanggan itu akan mengikuti tarif adjustment yang saat ini sebesar Rp1.459 per kWh,” ungkapnya.

Penerapan tarif ini, katanya, merujuk Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 028/2016. Regulasi yang sudah diterima PT PLN Distribusi Jatim itu akan diterapkan sesuai dengan data pelanggan penerima subsidi dan pelanggan listrik nonsubsidi di Jatim.

PLN membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memberikan pengaduan. Syaratnya harus melengkapi datadata yang dibutuhkan untuk mendukung bahwa mereka memang pelanggan perlu disubsidi. “Bisa jadi dulu mereka tergolong pelanggan kaya, tapi mendadak jatuh miskin. Maka keterangan itu yang kami perlukan untuk pendataan dalam penerapan tarif adjustment ini,” ucapnya.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementrian ESDM Satya Zulfanitra menuturkan, pemerintah membuka kesempatan pelanggan daya 900 VA yang berkeberatan guna mengajukan pengaduannya pada PLN. Mereka diminta mengajukan keberatannya disertai bukti-bukti kurang mampu yang ditentukan pemerintah.

Termasuk syarat utama berupa kartu keluarga (KK). “Nanti kalau memang dianggap benar-benar kurang mampu akan memperoleh kembali subsidi. Kami juga akan memberlakukan resusitasi bagi mereka,” ujarnya.

Adanya resusitasi, katanya, maka uang yang sudah dibayar akan dikembalikan lagi kepada pelanggan.

Mekanisme pengaduan dimulai dari tingkat bawah, yakni dimasukkan ke kelurahan. Setelah datanya masuk, maka pihak kecamatan akan mendata secara elektronik.

“Prosesnya nanti sekitar dua pekan untuk diberikan jawaban. Termasuk verifikasi kebenaran apakah yang bersangkutan layak atau tidak menerima subsidi,” katanya.

Editor:Sisie
Sumber:okezone.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww