Efek Samping Minum Obat Darah Tinggi, Waspadai Risiko Stroke dan Kanker

Efek Samping Minum Obat Darah Tinggi, Waspadai Risiko Stroke dan Kanker
Ilustrasi
Jum'at, 10 Februari 2017 13:09 WIB
TETAP harus berhati-hati ketika mengonsumsi obat, termasuk pada kalian yang memiliki tekanan darah tinggi. Simak efek sampingnya ini.Setiap obat dapat memiliki efek samping, dan obat darah tinggi pun tidak berbeda. Ini bukan berarti bahwa Anda pasti akan memiliki efek samping dari obat-obatan tersebut, karena kebanyakan penderita hipertensi yang menggunakan obat darah tinggi toh tidak memiliki masalah sama sekali.

Tidak ada cara untuk mengetahui apakah Anda akan memiliki efek samping dari obat darah tinggi yang Anda gunakan. Anda biasanya baru akan menyadari adanya efek samping saat memulai penggunaan obat baru, atau jika dosis obat Anda meningkat.

Setiap orang dapat memiliki efek samping berbeda dari obat yang sama. Sebagai contoh, beberapa orang yang menggunakan ACE inhibitor dapat mengalami batuk kering. Orang lain menggunakan obat yang sama mungkin tidak mengalami batuk, tetapi mungkin akan merasa pusing atau sakit perut.

Ads
Jika Anda memiliki masalah dengan satu obat, hal ini tidak berarti semua obat tekanan darah akan memberikan Anda efek samping. Obat lainnya mungkin membantu tekanan darah tanpa kesulitan apapun.

Efek samping dan risiko obat darah tinggi

Berolahraga dan memiliki berat badan normal bisa menurunkan tekanan darah, tetapi banyak penderita hipertensi berharap untuk menurunkan tekanan darah mereka melalui bantuan obat-obatan. Banyak obat hipertensi tersedia. Sebagai contoh, diuretik, penghambat alpha dan beta, inhibitor ACE, calcium blocker, dan pembesaran pembuluh darah yang berguna untuk menurunkan tekanan darah.

Namun, beberapa obat darah tinggi ini telah dikaitkan dengan risiko serius seperti kanker, serangan jantung, kerusakan hati, dan stroke. Apa saja efek samping obat hipertensi yang mungkin terjadi?

1. Efek samping ringan

Efek samping ringan yang biasa ditimbulkan oleh obat hipertensi biasanya adalah sembelit, yang umumnya disebabkan oleh calcium blocker; mulut kering, dehidrasi, pusing, mengantuk, mual, sakit kepala, dan peningkatan sensitivitas terhadap dingin atau sinar matahari yang disebabkan beberapa obat-obatan.

2. Risiko kanker

Beberapa jenis obat tekanan darah tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker. Dalam sebuah penelitian, ribuan pasien secara dibagi menjadi dua kelompok, yang satu dibagikan plasebo (obat palsu yang sebenarnya hanya seperti permen) dan satu lagi diberikan obat darah tinggi yang dikenal sebagai angiotensin-receptor blocker (ARB).

Ditemukan bahwa kelompok yang mendapat ARB mengalami peningkatan risiko kanker. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa calcium blocker, jenis obat tekanan darah tinggi, mungkin membuat perempuan lebih berisiko terkena kanker payudara.

Editor:Sisie
Sumber:okezone.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww