Wah! Kemampuan Cari Duit Sudah Terbentuk Sejak dalam Kandungan

Wah! Kemampuan Cari Duit Sudah Terbentuk Sejak dalam Kandungan
Ilustrasi
Rabu, 08 Februari 2017 13:45 WIB
JAKARTA - Untuk bisa menjadi sukses atau kaya, diperlukan kerja keras yang tidak sedikit. Upaya yang dilakukan untuk bisa sampai ke sana juga tidak bisa sebentar.Namun menariknya, bakat sukses ini konon sudah terlihat sejak lama.

Adalah peneliti dari Higher School of Economics di Rusia. Untuk pertama kalinya mereka mengungkap bahwa kemampuan seseorang untuk mendapatkan penghasilan di atas rata-rata telah terlihat sejak masih dalam kandungan.

Peneliti memperoleh kesimpulan ini setelah menganalisis data dari sekitar 2.000 pria dan wanita berusia 25-60 tahun. Mereka menghitung rasio panjang jari telunjuk dan jari manis (rasio 2D:4D) partisipan dengan menggunakan teknologi khusus.

Rasio 2D:4D atau digit ratio merupakan perbandingan panjang jari yang umumnya menggunakan jari telunjuk (2nd finger/index finger) dan jari manis (4th/ring finger).

Setelah dibandingkan dengan pendapatan mereka, peneliti menemukan bahwa partisipan dengan rasio lebih tinggi (ditunjukkan dengan jari telunjuk lebih pendek dan jari manis lebih panjang) cenderung memiliki kesuksesan finansial. Namun ini hanya berlaku untuk partisipan pria.

Sedangkan pada wanita, makin rendah rasionya mengartikan bahwa kemampuannya untuk mencari uang semakin baik.

Seperti dikutip dari Daily Mail, panjang pendeknya rasio jari tangan ini merupakan dampak dari paparan hormon testosterone selama dalam kandungan. Makin tinggi hormon yang terpapar pada si janin, maka ia bisa diprediksi memiliki kemampuan mencari uang yang lebih baik.

Testosterone dikaitkan dengan tingginya keberanian atau kenekatan seseorang untuk mengambil risiko. Itulah sebabnya mereka yang terpapar testosterone lebih banyak memiliki peluang untuk sukses secara finansial.

Di sisi lain, studi sebelumnya pernah mengungkap bahwa rendahnya paparan testosterone pada buah hati ada kaitannya dengan peningkatan risiko sejumlah penyakit yang umumnya ditemukan pada wanita, yaitu gangguan kecemasan dan depresi.

Sedangkan paparan testosterone yang tinggi dilaporkan erat kaitannya dengan tingginya risiko penyakit yang lazim ditemukan pada pria, di antaranya ADHD, Sindrom Tourette dan autisme.

Ads
Editor:Sisie
Sumber:Detik.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww