Sejarah Hari Ini: Pelaut Inggris Selamat, Setelah Lima Tahun Terdampar

Sejarah Hari Ini: Pelaut Inggris Selamat, Setelah Lima Tahun Terdampar
ilustrasi
Kamis, 02 Februari 2017 11:00 WIB
Pada (2/2/1709) seorang pelaut Inggris Alexander Selkirk diselamatkan dari pulau terpencil setelah terdampar selama 5 tahun. Kisah hidupnya menginspirasi pembuatan film berjudul "Robinson Crusoe".Pulau terpencil yang dia tempati saat terdampar bernama Mas a Tierra. Namun sekarang pulau itu diberi nama Isla Robinsón Crusoe untuk mengenang petualangan sang pelaut tersebut.

Film Robinson Crusoe mengadaptasi  dari karya penulis Inggris Daniel Defoe. Defoe menuliskan kisah Crusoe berdasarkan kisah yang dialami Selkirk. Dalam film Robinson Crusoe tersebut diceritakan seorang pemuda yang kapalnya terdampar karena terhempas oleh ombak besar.

Ia bingung mau pergi ke mana karena kapalnya juga mengalami rusak berat. Akhirnya ia memutuskan singgah di pulau terpencil tersebut. Di pulau itu dia hanya berteman dengan binatang-binatang setempat.

Robinson Crusoe merupakan film 3D computer yang dibuat antara Belgia dan Perancis pada tahun 2016. Film itu dirilis oleh Studio Canal pada 30 Maret 2016 di Belgia, dan 20 April 2016 di Prancis.

New Amsterdam Menjadi Sebuah Kota Cikal Bakal New York

Pada 2 Februari 1653 New Amsterdam  menjadi sebuah kota. Padahal sebelumnya hanya sebuah koloni biasa.
Populasi berang-berang di kawasan New Amsterdam yang sekarang jadi New York cukup banyak pada masa itu. Padahal bulu berang-berang sedang menjadi tren  fesyen di Eropa saat itu. Makanya berbisnis bulu berang-berang saat itu cukup menguntungkan.

Laporan mengenai populasi berang-berang yang banyak di kawasan tersebut menarik perhatian Belanda untuk melakukan kolonisasi di sana, termasuk New Amsterdam yang akhirnya menjadi New York.

Sejarah berang-berang sangat penting bagi sejarah Kota  New York. Keberadaan berang-berang menarik orang-orang datang ke New York sehingga New Amsterdam menjadi  sebuah kota. Bahkan berang-berang menjadi lambang resmi kota ini.

Dulu tak ada perlindungan terhadap binatang untuk ditangkap dan dikuliti agar bulunya dijadikan pakaian manusia. Namun di era modern dan pengetahuan akan pentingnya perlindungan hak binatang, maka perburuan binatang demi bulunya telah dilarang.

Membunuh binatang hanya demi fesyen baju bulu sekarang sering dikecam oleh publik dunia terutama pecinta binatang.

Ads
Editor:sisie
Sumber:Republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww