BPBD Lebak Tetapkan Status Tanggap Darurat Longsor

BPBD Lebak Tetapkan Status Tanggap Darurat Longsor
ilustrasi
Rabu, 01 Februari 2017 14:30 WIB
LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menetapkan status tanggap darurat longsor. Menyusul tiga pekan lalu puluhan rumah mengalami kerusakan akibat terjadi pergerakan tanah di Kecamatan Banjarsari dan Sajira."Kami terus berupaya membantu masyarakat yang terkena bencana alam itu," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Kaprawi di Lebak, Rabu (1/2/2017).

Penetapan tanggap darurat tersebut untuk mengoptimalkan penanganan pascabencana longsor agar masyarakat yang menjadi korban bencana alam kembali menjalani kehidupan normal. Selain itu juga rumah warga yang rusak akibat longsoran dapat diperbaiki secara bergotong royong.

Namun, pemerintah daerah berencana merelokasi warga yang mengalami pergerakan tanah di Desa Gunungsari Kecamatan Banjarsari.

Ads
Beruntung, peristiwa bencana longsoran itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun diperkirakan mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan kebutuhan bahan pokok, susu, air kemasan, makanan siap saji, peralatan dapur dan pakaian bekas.

Selama ini kata dia, warga yang terkena bencana alam tidak menimbulkan kerawanan pangan maupun serangan penyakit menular.

"Kami mempriotaskan penanganan pascabencana alam itu untuk mengurangi resiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor dan pergerakan tanah agar meningkatkan waspada sehubungan curah hujan yang cenderung meningkat di daerah itu.

BPBD Kabupaten Lebak memetakan sebanyak 25 kecamatan masuk kategori rawan longsor karena lokasinya perbukitan dan pegunungan juga daerah aliran sungai (DAS).

Dari 25 kecamatan itu di antaranya Lebak Gedong, Banjarsari, Cibeber, Cileles, Cipanas, Muncang, Cirinten, Gunungkencana, Sobang, Cilograng, Bayah, Muncang, Cibadak, Bojongmanik, Cimarga, Rangkasbitung, Leuwidamar, Cikulur, Panggaran dan Cihara.

"Kami saat ini tetap berkoordinasi dengan TNI, Polri, PMI, Dinkes, kecamatan, dan desa untuk mengatasi longsor itu," katanya.

Editor:sisie
Sumber:okezone.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww