Angkatan Udara Nigeria Salah Gempur Kamp Pengungsi, 52 Orang Tewas

Angkatan Udara Nigeria Salah Gempur Kamp Pengungsi, 52 Orang Tewas
Ilustrasi
Rabu, 18 Januari 2017 13:14 WIB
ABUJA - Angkatan Udara Nigeria, The Nigerian Air Force (NAF) tak sengaja menggempur kamp pengungsi di wilayah timur laut negeri itu. Militer Nigeria menyebut serangan udara itu seharusnya dimaksudkan untuk menargetkan para militan Boko Haram.

Juru bicara organisasi medis Medecins Sans Frontieres (MSF) menyatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (18/1/2017), sedikitnya 52 orang tewas dan 120 orang lainnya luka-luka dalam serangan udara itu.

"Setidaknya 52 orang tewas dan 120 orang luka-luka," ujar Tim Shenk, juru bicara MSF. "Tim medis dan operasi organisasi ini di wilayah tersebut tengah bersiap merawat para pasien yang dievakuasi," imbuhnya. 

MSF menyatakan, serangan udara itu terjadi di Rann, negara bagian Borno, yang merupakan pusat pemberontakan kelompok Boko Haram yang bertujuan untuk mendirikan kekhalifahan Islam. Pemberontakan tersebut telah berlangsung sekitar 7 tahun. 

Menurut Jenderal Lucky Irabor, komandan militer wilayah setempat, insiden itu terjadi di Kala Balge, sebuah distrik yang mencakup Rann.

Sementara itu juru bicara Komite Palang Merah Internasional (ICRC) menyatakan, enam staf ICRC Nigeria tewas dan 13 orang lainnya luka-luka dalam serangan udara pada Selasa, 17 Januari waktu setempat itu. 

Kamp pengungsi yang dibombardir Angkatan Udara Nigeria tersebut berisi warga yang meninggalkan rumah-rumah mereka dikarenakan serangan Boko Haram. Serangan-serangan para militan Boko Haram telah menewaskan lebih dari 15 ribu orang sejak tahun 2010 dan memaksa sekitar 2 juta orang meninggalkan rumah mereka. 
Ads
Editor:Kamal usandi
Sumber:detik.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww