Muslimah Australia Dilempari Botol dan Dikoyak Hijabnya karena Balas Ucapan Selamat Natal dengan Selamat . . . .

Muslimah Australia Dilempari Botol dan Dikoyak Hijabnya karena Balas Ucapan Selamat Natal dengan Selamat . . . .
Ilustrasi wanita berhijab. (tempo.co)
Kamis, 22 Desember 2016 08:23 WIB
CANBERRA - Seorang wanita muslim di Perth, Australia, diserang seorang pria karena membalas ucapan selamat Natal dengan mengucapkan selamat liburan.

Dikutip dari tempo.co, serangan itu terjadi di pusat perbelanjaan Beeliar Village di Perth. Korban, yang berusia 33 tahun, yang enggan namanya disebut, mengatakan  insiden terjadi saat ia hendak memasuki supermarket Coles. Tiba-tiba, seorang pria berteriak padanya 'Merry Christmas' atau selamat Natal.

"Saya berbalik dan berkata 'selamat liburan' kepadanya. Dia kemudian berteriak, 'tiada Merry Christmas' dan saya cuma bilang, 'ok'," kata wanita itu, seperti yang dilansir Daily Mail pada 20 Desember 2016.

Dia menjelaskan bahwa pria marah dan mengambil botol di dekatnya lalu dilemparkan ke arahnya. Botol itu mengenai bahu dan leher korban, namun tidak menyebabkan cedera.

Ads
Si pria yang marah itu lalu mencoba untuk melepaskan jilbab sang wanita.  Gagal mencopot jilbab, pria itu melemparinya dengan kayu dan batu.

"Saya berteriak-teriak takut  dia akan membunuh saya. Saya pernah dipermalukan di masa lalu karena agama saya tapi kali ini paling parah," kata dia.

Ibu satu anak tersebut  terkejut dan trauma  sehingga melaporkannya kepada polisi.

Polisi Cockburn menyelidiki serangan itu dan mengimbau siapapun yang ada informasi tentang pelaku seragan supaya menghubungi Crime Stoppers.

Korban juga melaporkan kejadian itu kepada organisasi Islamophobia Register Australia dan presidennya, Mariam Veiszadeh, yang mengatakan insiden itu merupakan salah satu 'serangan paling buruk' pernah didengar sejauh ini.

Serangan dilakukan seiring meningkatnya kejadian serangan terhadap wanita Islam berhijab di berbagai negara lain dunia termasuk Amerika Serikat dan Inggris.***
Editor:hasan b
Sumber:tempo.co
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww