Sampah Bertaburan dan Taman Bundaran HI Rusak Usai Aksi 412, Beda dengan Aksi 212

Sampah Bertaburan dan Taman Bundaran HI Rusak Usai Aksi 412, Beda dengan Aksi 212
Sampah bertaburan usai Aksi 412, Minggu. (republika)
Minggu, 04 Desember 2016 14:58 WIB
JAKARTA - Sampah bertaburan dan taman di Bundaran Hotel Indonesia (HI) rusak usai berlangsungnya Aksi 412 atau Parade Kebhinnekaan yang dihadiri sejumlah pimpinan partai politik, Minggu (4/12). Kondisi ini berbeda dengan Aksi 212 dua hari sebelumnya. Meski diikuti jutaan umat Islam, kawasan Monas di Jakarta Pusat bersih dari sampah usai aksi bela Islam tersebut.


Berdasarkan pantauan Republika.co.id, Aksi 412 selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Tampak di depan pos polisi Bundaran HI sampah bungkus makanan dan bekas makanan bertaburan. Sampah juga banyak terlihat di jalan lingkar patung bundaran HI, sehingga petugas PPSU atau pasukan oranye harus bersusah payah membersihkannya.


Salah satu pengunjung Car Free Day (CFD), Anis (32 tahun) yang datang bersama suaminya, Eko (35 tahun) menyesalkan banyaknya sampah yang bertebaran tersebut. Pasalnya, menurut dia, di hari CFD biasanya tidak ditemukan sampah tersebut.


"Kami biasanya datang di tiap CFD untuk lari-lari, tapi hari ini tak bisa. Saya juga sesalkan sampahnya kayak gini amat. Kalau hari di CFD biasanya enggak kayak gini, mas," ujarnya saat berbincang di lokasi.

Ads

Tidak hanya sampah, tanaman di atas pembatas jalan yang berada di Pos Polisi depan Hotel Kempinski juga rusak parah gara-gara diinjak-injak oleh peserta Parade Kebinekaan. Tanaman-tanaman tersebut kini sudah tampak rata menyentuh tanah. Bahkan, tiang besi yang berada di tengah taman tersebut tampak roboh.


Kasie Pengendalian Kebersihan Jakarta Pusat, Risart Saristian turut menanggapi taman yang rusak tersebut. Menurut dia, rusaknya taman tersebut lantaran masih kurangnya kesadaran dari masyarakat.


"Ini sebetulnya kembali lagi kesadaran masyarakat tentang menjaga kebersihan dan keindahan taman masih kurang, alhasil beginilah (rusak)," ucap dia saat berada di dekat taman rusak itu.


Risart mengatakan, untuk membersihkan sampah-sampah di lokasi acara parade kebinekaan, pihaknya harus mengerahkan ratusan pasukan oranye yang didatangkan dari kecamatan. "Kita kerahkan per kecamatan 15 personel, jadi semuanya 150 personel, itu untuk bersihkan sampah," kata Risart.***
Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww