Studi: Wanita yang “Menyebalkan” Digaji Lebih Tinggi

Studi: Wanita yang “Menyebalkan” Digaji Lebih Tinggi
Ilustrasi (iStock/viva.co.id)
Minggu, 27 November 2016 12:20 WIB

DI DUNIA kerja yang masih didominasi pria, wanita yang tegas dan percaya diri seringkali dianggap cerewet, agresif, bahkan menyebalkan.

Tidak percaya? Tanya saja pendapat Donald Trump mengenai Hillary Clinton.

Namun, ternyata untuk mendapatkan posisi yang diinginkan dan gaji yang besar, Anda harus bersikap menyebalkan, setidaknya menurut studi terbaru.

Menurut studi yang digagas oleh para peneliti Tel Aviv University, wanita yang tegas dan menyebalkan seringkali digaji lebih tinggi daripada rekan-rekan wanitanya yang bersikap lebih baik dan lembut.

Ads
Para peneliti mensurvei 375 pria dan wanita dalam sebuah perusahaan elektronik Belanda yang memperkerjakan 1.390 orang. Mereka memilih peserta secara acak dari kedua belas departemen yang tersedia.

Profesor Toker dari Tel Aviv University berkata bahwa walaupun ada perubahan arti maskulinitas dan femininitas dalam beberapa dekade terakhir, masih banyak wanita karier yang takut dianggap kurang feminin.

"Dampaknya muncul dalam bentuk finansial,” ucap Toker.

Dr Michael Biron dari University of Haifa yang turut berpartisipasi dalam penilitian ini menambahkan, kita juga menemukan bahwa banyak wanita yang tidak sadar bahwa mereka dihukum karena bersikap manis.

“Mereka yang bersikap manis bahkan berpikir bahwa mereka digaji lebih dari yang seharusnya,” tuturnya.

Kesimpulannya, bersikap baik tidak akan menolong Anda dalam dunia kerja.

Justru dengan bersikap tegas dan lantang tanpa takut dimusuhi, Anda berani meminta dan bisa mendapatkan gaji serta posisi yang lebih tinggi.

Editor:Wie Dya
Sumber:Kompas.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww