Ajaib, 2 Jam Tertimbun Longsor, 3 Pelajar Selamat!

Ajaib, 2 Jam Tertimbun Longsor, 3 Pelajar Selamat!
Neneng akhirnya selamat setelah 2 jam tertimpa longsor. (foto: ruh/pojoksatu.com)
Kamis, 24 November 2016 09:04 WIB
CIANJUR - Tiga pelajar yang mengikuti kelas jauh di sebuah lembaga pendidikan di Kampung Salongok, RT 02 RW 02 Desa Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat beruntung bisa diselamatkan setelah tertimpa tembok bangunan yang diterjang longsor, Rabu (23/11) petang.Sebelum berhasil diselamatkan warga sekitar, ketiga pelajar tersebut sempat tertimbun material longsoran dan reruntuhan bangunan selama lebih kurang dua jam. Longsor itu sendiri terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak beberapa jam sebelumnya.

Menurut keterangan salah seorang pelajar, Neneng, saat itu ia bersama 3 orang temannya kebetulan berada di bagian belakang rumah. Sesaat sebelum longsor, mereka mendengar suara retakan tanah yang langsung menimpa pelajar yang sedang duduk tersebut.

“Tiba-tiba kejadiannya. Waktu itu hujan deras terus bangunan langsung roboh,” ujarnya sembari menangis.

Saat itu, lanjut Neneng, ia sebenarnya sempat tertindih meja dan tembok bangunan yang menimpa tepat di bagian dadanya. Namun, warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan.

Ads
“Saya diangkat sama warga dulu. Setelah itu teman-teman yang lainnya,” lanjutnya.

Selanjutnya, setelah melakukan evakuasi dengan alat seadanya, 3 pelajar yang sebelumnya tertimpa pun bisa diselamatkan dan langsung dibawa ke RSUD Cianjur untuk mendapatkan perawatan medis. Adapun para korban tersebut adalah Dini Maelani (16) Neneng (15) dan Siti Nuraeni (16).

Kepala Desa Cibadak, Elan Hernawan menyatakan, pihaknya sebelumya sudah memperingatkan pemilik rumah untuk memindahkan kegiatan belajar-mengajar di aula desa sejak lama. Pasalnya, letak rumah yang tepat berada di bawah tebing dengan tinggi lebih dari 5 meter itu cukup rawan.

“Karena memang kalau bangunan tepat di bawah tebing kan sangat bahaya. Kami sudah ingatkan,” kata dia.

Sementara, kegiatan belajar-mengajar pun langsung dihentikan untuk sementara waktu dan dialihkan ke lokasi lain yang lebih aman.

Proses evakuasi pun sudah dilakukan BPBD dan PMI Kabupaten Cianjur.(pjs)

Editor:wawan k
Sumber:pojoksatu.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww