Ribuan Perempuan Galang Demo Besar-besaran saat Pelantikan Donald Trump Sebagai Presiden AS

Ribuan Perempuan Galang Demo Besar-besaran saat Pelantikan Donald Trump Sebagai Presiden AS
Donald Trump
Sabtu, 12 November 2016 09:20 WIB

WASHINGTON DC - Para perempuan khawatir Donald Trump yang memenangi Pemilu Amerika Serikat (AS) akan menghancurkan hak-hak mereka. Mereka pun berencana melakukan aksi besar-besaran di Washington D.C di hari pertama Trump disumpah sebagai Presiden AS.

Dilansir Reuters, Sabtu (12/11/2016), sebuah laman Facebook bertajuk 'Million Women March' tengah diatur. Sekitar 35 ribu orang mengaku akan datang dalam waktu 24 jam ketika kegiatan itu diumumkan.

Aksi itu muncul sebagai respons atas perilaku Trump terhadap perempuan. Dalam beberapa kesempatan, Trump merendahkan perempuan dan hal itu memicu kemarahan.

Dalam kampanyenya, Trump juga mengatakan bahwa aborsi seharusnya dilarang keras. Dia mengatakan para perempuan yang melakukan aborsi harus dihukum, tapi kemudian menambahkannya dengan mengatakan dokter yang mengaborsi juga harus dihukum.

Ads
Aksi itu telah diorganisasi dari negara bagian di AS. Hal itu disampaikan oleh seorang koordinator dari Memphis, Tennessee, bernama Fontaine Pearson.

"Kami memiliki banyak gelombang, dan ini berkembang lebih cepat dari yang diprediksi," ucapnya.

Aksi itu direncanakan dilakukan pada 21 Januari 2017, hari ketika Trump disumpah di Memorial Lincoln, Washington D.C. Lokasi itu merupakan lokasi penting ketika Martin Luther Jr menyampaikan pidato 'I Have a Dream' di tahun 1963.(dtc)

Editor:wawan k
Sumber:detikcom
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww