Muhammadiyah Imbau Umat Islam Kawal Kasus Ahok

Muhammadiyah Imbau Umat Islam Kawal Kasus Ahok
Demo membela Islam di Jakarta, 4 November 2016.
Selasa, 08 November 2016 13:39 WIB
JAKARTA Demo yang dilakukan puluhan ribu massa pada 4 November 2016 (411) mewakili sikap umat Islam akibat pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dinilai menista agama.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan, "Aspirasi umat Islam yang muncul pada 4 November kemarin itu mewakili denyut nadi perasaan keagamaan seluruh umat Islam tanpa ada klaim golongan atau kelompok," kata Haedar di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016).

Ia pun meyakini kericuhan yang terjadi di akhir demo itu dilakukan oleh pihak yang sengaja memancing kegaduhan di tengah aksi unjuk rasa.

loading...
"Kami juga yakin bahwa biarpun diujung demo yang damai itu ada sedikit kericuhan atau kerusuhan, itu justru tidak sejalan dengan spirit pendemo. Kami yakin bahwa itu ada hal-hal yang memancing di air keruh, tetapi secara umum baik pendemo maupun pihak keamanan telah melewati fase ini," tuturnya.

Ads
Muhammadiyah pun mengharapkan agar seluruh rakyat dan komponen bangsa, termasuk media massa menciptakan suasana yang lebih kondusif pasca demo 411.

Pada kesempatan ini, Haedar turut mengajak seluruh umat Islam untuk terus mengembangkan suasana damai, sambil mengawal proses hukum dugaan penistaan agama yang dijalani Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara demokratis konstitusional, dengan mengikuti koridor hukum yang bermartabat.

"Kami berharap agar menciptakan suasana yang lebih kondusif untuk mengawal kasus ini supaya betul-betul sesuai dengan rasa keadilan dan aspirasi umat Islam yang merasa ada rasa dan jiwa keagamaan mereka yang terganggu," ucapnya.***
Editor:sanbas
Sumber:inilah.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww