Gadis Hamil 9 Bulan Tewas Dibekap Kekasih, Saat Autopsi di Rumah Sakit Keluar Bayi dari Rahimnya

Gadis Hamil 9 Bulan Tewas Dibekap Kekasih, Saat Autopsi di Rumah Sakit Keluar Bayi dari Rahimnya
(eberita.org)
Jum'at, 23 September 2016 11:12 WIB
SANGGAU - Seorang pria bernama Ando, tega membunuh kekasihnya, Marta, yang tengah hamil, dengan membekap mulut korban. Pelaku kemudian membuang mayat korban untuk menghilangkan jejak tindakan biadabnya.

Mayat korban ditemukan warga yang hendak mencari jamur di kebun kelapa sawit, di Sanggau, Kalimantan Barat, pada Selasa (20/9/2016).

Kepolisian Sanggau berhasil mengungkap misteri penemuan mayat tersebut, hingga seorang lelaki yang merupakan kekasih korban ditangkap.

Saat melakukan autopsi, pihak dokter rumah sakit setempat kaget, karena keluar bayi perempuan seberat 2,9 kg dari rahim mayat Marta. Dokter memperkirakan usia kehamilan sudah sembilan bulan, sehingga bayinya memang sudah siap untuk dilahirkan.

Ads
“Pada awalnya pihak kami tidak tahu bahwa korban mengandung, namun kami curiga dengan perut mayat yang buncit. Saya melihat kemaluannya dan menemukan bayi keluar dari rahimnya,'' kata dokter Charles ketika dihubungi wartawan, Jumat (23/9).

''Sekilas saya berpikir, mana tahu bayi masih hidup. Namun sayang, bayi sudah meninggal dunia," sambungnya.

Sementara pihak polisi sudah berhasil menangkap pelaku bernama Ando, yang merupakan kekasih korban sejak tahun 2015. Keduanya berkenalan melalui laman media sosial Facebook pada penghujung tahun 2014.

Ando mengaku dia melakukan pembunuhan itu dengan mendekap mulut menggunakan bantal, sebab korban menjerit kesakitan di rumah kontrakannya karena hendak bersalin.

Takut diketahui warga bahwa kekasihnya mengandung di luar nikah, Ando panik dan kemudian membunuh korban. Mayat Marta dibuang Ando keesokan harinya (20/9). ***
Editor:sanbas
Sumber:eberita.org
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww