PLTU Tenayan Pekanbaru 2x110 Mega Watt Siap Beroperasi, Riau Menuju Bebas Pemadaman Bergilir

PLTU Tenayan Pekanbaru 2x110 Mega Watt Siap Beroperasi, Riau Menuju Bebas Pemadaman Bergilir
Pembangkit Listrik Tenaga Uap Tenayan Raya Kota Pekanbaru siap dioperasikan dalam waktu dekat untuk memberi tambahan daya sebesar 2x110 Mega Watt. Tampak gambar bangunan PLTU yang diselimuti asap pada akhir Agustus 2016.
Senin, 05 September 2016 07:08 WIB
PEKANBARU - Pembangkit Listrik Tenaga Uap Tenayan Raya di Kota Pekanbaru, sebesar 2x110 Mega Watt, sudah siap beroperasi. Saat ini, pembangkit yang sangat diharapkan masyarakat Riau sejak 2012 itu dalam proses percobaan akhir sebelum dayanya dapat disalurkan kepada pelanggan. Apabila tes itu dapat dilalui dengan sukses, sebagian besar kota di Riau akan terbebas dari pemadaman bergilir.''Malam ini dilakukan tes mesin unit satu untuk kerja terintegrasi perangkat boiler, turbin dan generator. Tes ini akan berlangsung selama 21 sampai 30 hari untuk melihat kinerjanya. Apabila tidak ada masalah, daya listriknya sudah dapat dinikmati masyarakat Riau,'' kata Dwi Suryo, Manajer Umum dan Sumber Daya Manusia PT PLN Wilayah Riau-Kepri di Pekanbaru, Minggu (4/9/2016).

Pengetesan pembangkit unit satu, kata Dwi, sudah dimulai sejak bulan April. Masing-masing perangkat, yaitu turbin, boiler dan generator sudah dinyatakan siap bekerja secara terpisah (individu). Namun ketika dijalankan secara terintegrasi masih ditemukan permasalahan, seperti kerusakan yang memerlukan penggantian alat dan penyetelan ulang.

''Kemarin tanggal 18 Agustus kami melakukan tes mesin, namun hanya bertahan empat hari. Kembali ditemukan masalah. Sekarang ini pekerja di lapangan sudah merasa yakin, mesin akan mampu berjalan normal. Semoga saja benar,'' kata Dwi yang didampingi Manajer PLN Wilayah Pekanbaru, Laode Lawati.

Ads
Sembari pengetesan unit satu berjalan, tambah Dwi, percobaan mesin unit dua sudah dimulai secara terpisah. Apabila sesuai dengan perkiraan, pada bulan Desember, Riau akan mendapat tambahan daya sebesar 220 MW.

Mantan Gubernur Riau Rusli Zainal sempat menginginkan PLTU Tenayan Raya dioperasikan sebelum PON Riau 2012. Pemprov Riau dan Pemkot Pekanbaru berjanji untuk membantu PLN, namun di lapangan faktanya tidak sesuai janji. Karena terlalu banyak kendala lapangan, penyelesaian pembangkit itu mundur selama empat tahun.

Menurut Laode, sejak Agustus lalu, Riau mengalami defisit listrik rata-rata sebesar 34,5 MW per hari yang menyebabkan pemadaman bergilir hampir setiap hari. Defisit disebabkan rusaknya dan pemeliharaan beberapa pembangkit di jaringan interkoneksi Sumatera.

Selain itu, waduk Koto Panjang di Kampar, Riau mengalami penurunan permukaan air pada musim kemarau. Akibatnya, pengelola PLTA Koto Panjang hanya dapat menghidupkan dua dari tiga turbin berkekuatan masing-masing 34 MW itu.

Untuk mendukung penambahan daya itu, kata Dwi, saat ini sedang dilakukan pekerjaan akhir pembangunan gardu induk di Pasir Putih, Kampar (perbatasan Kota Pekanbaru) yang akan menampung daya sebesar 60 MW dan gardu Pangkalan Kerinci, Pelalawan sebesar 60 MW.

Proses pembangunan gardu tidak bermasalah, namun pekerjaan pemasangan tiang (menara) saluran udara tegangan tinggi sempat terkendala di dua tempat karena ada warga menolak pemasangan di lokasinya.

''Untuk gardu induk di Pasir Putih, pembagiannya 30 MW untuk disalurkan ke Kota Pekanbaru dan 30 MW untuk pabrik baja yang akan didirikan di Kampar. Riau akan memiliki pabrik baja yang akan menampung banyak tenaga kerja,'' kata Dwi.

Dalam tiga tahun ke depan, kata Dwi, Riau akan menambah gardu induk lagi sehingga total berjumlah 15. Saat ini gardu induk yang tersedia adalah Teluk lembu dan Garuda Sakti (Pekanbaru), Balai Pungut (Duri, Bengkalis), Koto Panjang dan Bangkinang (Kampar) , Dumai, Taluk Kuantan (Kuantan Singingi) dan Bagan Batu (Rokan Hilir).

Adapun tambahan gardu baru yaitu Pasir Putih, Pangkalan Kerinci, Siak, Rengat (Indragiri Hulu), Tembilahan (Indragiri Hlir) Pasir Pengaraian (Rokan Hulu) dan Bagan Siapi-api (Rokan Hilir). ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:kompas.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww