Mengiris Kalbu, Ditolak Rumah Sakit karena Tak Punya Uang, Bocah 12 Tahun Meninggal di Gendongan Ayahnya

Mengiris Kalbu, Ditolak Rumah Sakit karena Tak Punya Uang, Bocah 12 Tahun Meninggal di Gendongan Ayahnya
Sunil Kumar menggendong jenazah putranya, Ansh. (indiatimes)
Kamis, 01 September 2016 10:45 WIB
UTTAR PRADESH - Kisah mengiris kalbu ini datang dari Kanpur, Uttar Pradesh, India. Seorang bocah berusia 12 tahun meninggal di gendongan ayahnya setelah ditolak pihak rumah sakit karena tak memiliki uang untuk membayar biaya pengobatan.

Dilansir Indiatimes, Sunil Kumar membawa Ansh yang sedang mengalami demam tinggi dengan menggendongnya ke Rumah Sakit Lala Lajpat Rai pada Senin kemarin.

Namun ketika sampai di sana, RS Lala tidak menolak melayani bocah dari keluarga miskin itu. Pihak RS Lala malah membuatkan rujukan ke rumah sakit lainnya.

loading...
Dengan hati kecewa, Kumar memanggul anaknya ke RS Hallet. Namun anaknya tak lagi sanggup bertahan. Belum salam di RS Hallet, Ansh telah menghembuskan napas terakhir di pundak ayahnya.

Ads
"Aku sampai memohon ke dokter di ruang darurat untuk memeriksa anakku dan menerimanya. Mereka hanya memeriksanya 30 menit sebelum memberitahu untuk membawa anakku ke rumah sakit anak-anak," kata Kumar dengan perasaan sedih.

RS Hallet mengklaim bahwa anak itu sudah meninggal ketika ayahnya menggendongnya berjalan kaki.

"Kami menerimanya. Saat diperiksa, kami tidak menemukan denyut jantung, denyut nadi, pupil matanya sudah membesar dan berselaput. Kami bisa katakan dari kondisinya itu bahwa anak itu sudah meninggal dua sampai tiga jam sebelumnya," jelas Dr RC Gupta, kepala petugas medis RS Hallet kepada NDTV.***
Editor:sanbas
Sumber:dream.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww