Gara-gara Ketegangan Rasial Akibat Sentimen Brexit Meningkat di Inggris, Acara Shalat Ied Akan Dibatalkan Karena Diprotes Kelompok Sayap Kanan

Gara-gara Ketegangan Rasial Akibat Sentimen Brexit Meningkat di Inggris, Acara Shalat Ied Akan Dibatalkan Karena Diprotes Kelompok Sayap Kanan
Muslim Inggris sedang shalat berjamaah
Selasa, 05 Juli 2016 17:41 WIB

EAST PARK - Festival Muslim di Inggris dibatalkan karena meningkatnya ketegangan rasial setelah Brexit. Dikutip Daily Mail pada Ahad (3/7), lebih dari 2.000 Muslim seharusnya merayakan hari kemenangan di East Park, Southhampton.

Perayaan yang diawali dengan shalat Ied itu rencananya akan digelar esok dan lusa. Namun penyelenggara, British Bangladeshi Cultural Academy membatalkannya setelah kelompok sayap kanan mengancam akan menggelar protes di kota.

Dalam pesan-pesan yang menyebar di sosial media, mereka menyeru rakyat Inggris untuk melakukan unjuk rasa. ''Mari bergabung dengan kami merayakan Brexit dan akhiri imigrasi massa,'' kata salah satu pesan. Mereka juga mengatakan ''tidak ada lagi pengungsi''.

loading...
Ketua British Bangladesh Cultural Academy, Shere Sattar mengatakan, kali ini komunitas Muslim berpikir ulang. ''Kami mempertimbangkan situasi politik dan lainnya di Inggris, ada peningkatan aktivitas dan komentar rasial di seluruh kota,'' kata dia.

Ads
Sehingga komunitas dan organisasi Muslim lainnya memutuskan membatalkan shalat Ied di taman kota untuk kebaikan bersama. Ia berharap akan tetap ada kegiatan lainnya dikemudian hari di Southampton.

Ia juga optimis bahwa semua aktivitas akan kembali normal. Sehingga Muslim bisa menjalankan kehidupannya tanpa gangguan. ''Saya mendesak semua orang melakukan yang terbaik kali ini demi negara, kita harus berkontribusi untuk menjaga kota dan komunitas tetap aman,'' katanya.

Inggris mengalami peningkatan kejahatan berbasis kebencian sekitar 54 persen pascareferendum Brexit. Polisi mengatakan telah waspada terhadap aksi demo dan merencanakan segala acara berjalan damai.***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww