Gagal Curi Motor, Pemuda Ini Tewas Dihajar Massa yang Sedang Sahur

Gagal Curi Motor, Pemuda Ini Tewas Dihajar Massa yang Sedang Sahur
ilustrasi
Senin, 04 Juli 2016 15:03 WIB
SURABAYA - Emosi warga Surabaya terhadap pelaku kejahatan makin sulit dibendung. Contohnya, kemarin pagi (3/7). Adi Susanto, seorang pencuri motor, tewas setelah dihajar warga di Jalan Gubeng Klingsingan. Pemuda 28 tahun itu ketahuan saat hendak mencuri motor.Berdasar penuturan saksi mata, Adi memasuki kawasan Gubeng Klingsingan pada saat mayoritas warga sedang menikmati hidangan sahur di rumah masing-masing. Dia lantas berhenti di depan sebuah warung yang sedang tutup.

Kebetulan, di depan warung itu ada motor Honda Supra Fit putih. Tidak ada orang yang berjaga di sekitar motor tersebut.

Pria asal Kalibokor itu langsung mengeluarkan kunci T yang sudah disiapkan untuk membongkar kunci kontak motor. Hanya dalam sekejap, kinci motor itu bisa dibongkar.

Ads
Adi tidak sadar, ternyata pemilik motor bernama Indra Santoso sedang tidur di bengkel, tepat di sebelah warung tempat dia memarkir motor. Tanpa ragu, Adi menyalakan mesin Supra Fit curian itu. Indra pun kaget dan terbangun.

"Pemilik motor itu langsung berteriak dan berusaha mengejar pelaku," ujar Kanitreskrim Mapolsek Gubeng AKP I Gede Made Wasa.

Teriakan warga Sepanjang, Sidoarjo, tersebut langsung mengundang warga yang sebenarnya sedang menikmati makan sahur. Mereka mengikuti Indra, mengejar Adi yang berusaha membawa kabur motor curian. "Pelaku sulit kabur karena warga sudah mengepung lokasi kejadian," jelasnya.

Warga akhirnya berhasil menghadang Adi dan membuatnya terjatuh dari motor. Emosi warga pun tersulut. Tubuh maling motor itu menjadi samsak hidup, bertubi-tubi menerima pukulan dan tendangan warga. Beberapa benda keras ikut mendarat di kepala dan badan Adi.

Warga yang semakin beringas hampir menyeret Adi ke tengah jalan dan membakarnya. Namun, polisi segera datang dan menghentikan aksi tersebut. Korps berseragam cokelat pun membubarkan warga dan memeriksa keadaan pelaku.

Namun, nyawa Adi telanjur melayang. Dia mengembuskan napas terahir akibat luka parah di bagian kepala. Jasadnya dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk divisum.

Gede Made mengatakan, pelaku menderita luka parah di bagian wajah dan kepala. Meski anggotanya sudah datang dengan cepat setelah mendapat laporan, nyawa pencuri itu tetap tidak bisa ditolong. ***

Editor:ridwan iskandar
Sumber:jpnn.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww