Sulit Dipercaya, 50 Ribu Mahasiswa California Menggelandang dan Kelaparan

Sulit Dipercaya, 50 Ribu Mahasiswa California Menggelandang dan Kelaparan
(detik.com)
Rabu, 22 Juni 2016 17:16 WIB
CALIFORNIA- Hasil penelitian mengungkapkan fakta sangat mengejutkan dan sulit dipercaya. Dilaporkan, nyaris 50 ribu mahasiswa California State University (CSU) di Amerika Serikat (AS) hidup menggelandang dan kelaparan. Penelitian awal menyebut hal ini dipicu kurangnya bantuan dari pengelola kampus untuk mahasiswa.CSU merupakan universitas publik terbesar di California, dengan 23 kampus tersebar di wilayah itu dan jumlah mahasiswa mencapai 460 ribu orang. Kajian yang dilakukan CSU menunjukkan sekitar 8,7 persen hingga 12 persen mahasiswanya hidup menggelandang. Sedangkan 21 persen hingga 24 persen mahasiswanya kekurangan makanan. Kajian CSU ini baru dirilis ke publik pada pekan ini.

"Saya sedikit tidak percaya dengan angka tersebut, dan angka bahwa satu dari lima mahasiswa Cal State (CSU) kekurangan makanan, ini mengejutkan," ucap Rektor CSU, Timothy White, ketika mempresentasikan temuan ini, seperti dilansir AFP, Rabu (22/6/2016).

White menyebut, kajian ini dilakukan sejak Februari tahun lalu demi mendapatkan bukti awal. Mulai dari staf universitas, pihak pengelola fakultas juga pejabat administrasi kampus dan mahasiswa dimintai keterangan terkait isu ini.

Ads
Laporan itu menyebut, kebanyakan mahasiswa yang berjuang keras merasak kebutuhan mereka tidak dipahami oleh pihak kampus. Di sisi lain, beberapa mahasiswa tidak menyadari adanya bantuan yang tersedia untuk mereka.

Salah satu mahasiswa yang hidup menggelandang, Nikki, mengaku dirinya melaporkan situasinya kepada staf kampus. Menurut Nikki, dirinya malah diberitahu oleh staf itu, bahwa tidak akan adil jika dia dibiarkan tinggal di asrama. "Jika kami melakukan itu untuk Anda, maka kami harus melakukannya pada semua orang," terang Nikki mengutip perkataan staf kampus itu kepadanya.

Sementara itu, staf universitas yang diinterogasi mengakui mereka membatasi jangkauan dan pengumuman soal program bantuan, seperti kupon makanan atau bantuan keuangan. Alasannya, mereka takut dibanjiri permintaan bantuan mengingat sumber daya mereka terbatas.

"Seringkali, program dan layanan tetap 'dirahasiakan' di kampus, karena sumber daya disimpan untuk mahasiswa yang mengalami krisis paling parah," demikian disampaikan dalam laporan itu mengutip keterangan staf tersebut.

Dalam beberapa kasus, sebut laporan itu, masalah yang dihadapi mahasiswa seringkali disalahpahami atau cenderung diremehkan. Mahasiswa yang dilaporkan hidup menggelandang, mengaku sering tidur menumpang di rumah orang lain atau tidur di mobil, di tenda, di tempat parkir atau bahkan di stasiun setempat.

Kajian semacam ini, yang merupakan kajian pertama di AS, menyebut komitmen sistem universitas secara luas diperlukan untuk mengatasi situasi ini. "Kampus CSU tengah mengembangkan program untuk mendukung mahasiswa yang menggelandang dan kekurangan makanan. Namun, pemahaman yang lebih besar dibutuhkan terhadap jumlah mahasiswa, pengalaman mereka dalam mengakses dan memanfaatkan layanan yang tersedia, serta pemahaman mereka," tandas laporan itu. ***

Editor:sanbas
Sumber:detik.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww