Home >  Artikel >  SerbaSerbi

Selain di Kopi, Kafein Juga Ada di Makanan dan Minuman Serta Obat Ini Lho, Makanya Waspada!

Selain di Kopi, Kafein Juga Ada di Makanan dan Minuman Serta  Obat Ini Lho, Makanya Waspada!
ilustrasi
Senin, 13 Juni 2016 18:29 WIB
PEKANBARU - Selain di kopi, kafein juga ada di makanan, minuman dan obat yang biasa Anda konsumsi ini lho. Karena itu, mulai sekarang Anda harus waspada!Ingat, minum kopi dalam jumlah besar secara rutin mengakibatkan kecanduan akan kafein. Sementara kafein memiliki sejumlah dampak buruk bagi tubuh.

Memang meminum kopi sungguh nikmat. Tapi sekali ingat ya, efek samping mengkonsumsi kafein tinggi dapat menimbulkan malapetaka pada kesehatan. Meski faktor itu bergantung pada seberapa tinggi toleransi yang kita punya terhadap kafein.

Ini penting untuk mengingat bahwa kafein adalah sebuah perangsang dan semua perangsang mengubah cara seluruh sistem kegelisahan bekerja dan berfungsi.

Ads
Seperti dilansir dari laman Lifehack, Sabtu (11/6/2016), sistem kegelisahan kita mengontrol semua aspek seperti mood atau suasana hati, tingkat energi, kecepatan jantung, tekanan darah dan bahkan pencernaan kita.

Kafein juga sebagai sebuah diuretik (obat yang dapat menambah kecepatan pembentukan urin), yang artinya itu mengosongkan air dari tubuh yang menyebabkan kehilangan nutrisi dalam tubuh.

Seberapa banyak kafein yang terlalu banyak? Asupan maksimum kafein untuk dewasa di atas usia 18 tahun adalah 400 milligram, yang setara dengan 4 cangkir kopi.

Kebanyakan kopi mengandung sekitar 90 milligrams per 8 ons cangkir. Bagaimanapun, kafein tidak hanya ditemukan dalam kopi. Banyak makanan dan minuman lain yang mengandung kafein, bahkan di dalam obat sekalipun harus Anda waspadai.

Makanan, minuman dan obat yang mengandung kafein adalah soda, teh hijau, hitam dan teh putih, kopi reguler, cokelat, kokoa, minuman energi, pil diet atau thermogenik atau pembakar lemak, obat-obatan untuk olahraga, dan penghilang rasa sakit.

Meskipun kebanyakan dari kita sadar itu semua merupakan sumber kafein, sangat mudah untuk melupakan seberapa banyak kita sebenarnya mengkonsumsi kafein dalam satu hari. Kita mungkin sudah menyeruput beberapa cangkir kopi di pagi hari. Kemudian teh di waktu lain di hari yang sama. Ditambah sekotak cokelat setelah makan siang dan makan malam dan favorit pra latihan sebelum gym.

Atau mungkin Anda minum obat dan Anda memutuskan mengonsumsi minuman energi dan minum beberapa pil untuk mengurangi sakit kepala. Kebiasaan harian Anda mungkin nampak tak berbahaya tapi dapat menyebabkan beberapa efek buruk dari mengonsumsi kafein yang tinggi.***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : republika.co.id
Kategori : SerbaSerbi
www www