Astaga, Calo Tiket Manfaatkan Moment Pemakaman Muhammad Ali Untuk Mencari Keuntungan Berlipat

Astaga, Calo Tiket Manfaatkan Moment Pemakaman Muhammad Ali Untuk Mencari Keuntungan Berlipat
prosesi pemakaman Muhammad Ali digelar
Jum'at, 10 Juni 2016 09:51 WIB

LOUISVILLE - Ternyata calo bukan hanya beraksi di tempat-tempat tertentu, semisal loket pertandingan olahraga atau pertunjukan hiburan. Ternyata, dalam proses pemakaman pun diincar pelaku calo. Seperti moment pemakaman Muhammad Ali.

Sebanyak 15 ribu tiket untuk menghadiri acara pemakanan Muhammad Ali dibagikan gratis beberapa waktu lalu. Namun ternyata hal ini dimanfaatkan sejumlah calo untuk menjualnya kembali dengan harga tinggi.

Misalnya seorang calo membandrol satu tiket gratis itu dengan harga 100 dolar AS. Tiket ini akan membawa masuk pemilik ke acara memorial Muhammad Ali, Jumat ini di KFC Yum Center di Louisville, Kentucky.

Ketika dibagikan Rabu lalu, banyak orang pulang dengan tangan hampa. Sejumlah besar orang yang mengantre hingga keluar arena kecewa. Tidak bisa dibedakan mana fans sungguhan Ali dan mana calo.

Ads
Loket tiket seharusnya baru dibuka pukul 10 pagi. Namun orang-orang sudah datang sejak pagi buta sehingga pukul delapan loket sudah dibuka. Otoritas kepolisian berjaga di sana untuk
antisipasi keamanan karena semakin banyak orang yang datang.

Seorang calo mengunggah tiket yang didapatkannya. ''Saya punya enam tiket, masing-masing seharga 100 dolar AS, yang pertama datang, yang pertama dilayani,'' kata dia.

Seperti dikutip DailyMail, calo-calo ini menjajakan tiket secara daring. Mereka memanfaatkan fans yang benar-benar ingin datang. Salah satu netizen bahkan menulis berani bayar berapa
pun untuk satu tiket.

Menanggapi fenomena ini, Juru bicara keluarga Ali, Bob Gunnell mengaku jijik dan terkejut dengan cara seseorang mengambil keuntungan dari acara Ali. Ia berharap mereka yang ingin
membeli tidak jadi melakukannya.

''Ali ingin acara ini gratis dan terbuka untuk semua orang,'' kata dia. Semua prosesi acara akan disiarkan secara langsung dari arena di internet. Pada Kamis, acara privat digelar khusus
untuk keluarga. Sementara Jumat untuk publik.

Louisville merupakan kampung halaman Ali. Upacara memorial termasuk mendoakan Ali secara Islam diikuti prosesi pemakaman dan layanan memorial. Mantan Presiden Bill Clinton, komedian
Billy Crystal dan jurnalis Bryant Gumbel akan ikut hadir memberikan pidato.

Sekitar 500 polisi dari Departemen Kepolisian Metro Louisville akan dikerahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Presiden Barack Obama tidak bisa datang karena harus menghadiri upacara kelulusan putri tertuanya Malia di Washington DC.***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:DailyMail
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww