Inilah Buah Berair yang Baik Dikonsumsi Saat Ramadhan

Inilah Buah Berair yang Baik Dikonsumsi Saat Ramadhan
ilustrasi
Kamis, 09 Juni 2016 15:34 WIB

PEKANBARU - Saat menjalani puasa Ramadhan, pencernaan akan tertantang karena Anda harus minum air dalam jumlah besar dalam periode singkat, terutama saat berbuka puasa. Agar terhindar dari dehidrasi, sebaiknya Anda mengkonsumsi buah berair ini.

Untuk diketahui, membantu tubuh dari kekurangan air, salah satu caranya adalah dengan mengkonsumsi atau memakan buah-buahan berair. Tapi sayang. meski tak minum banyak, Anda akan tetap terhidrasi.

Berikut inilah 10 buah-buahan berair yang baik dikonsumsi saat Ramadhan, dilansir dari The Eco Muslim.

(1) Semangka (tingkat hidrasi 92 persen)

Ads
Semangka sebagian besar mengandung air dan gula. Kandungan tersebut dikemas dalam garam rehidrasi, seperti magnesium, kalsium, natrium, dan kalium, yang menghidrasi tubuh lebih baik
daripada air.

Cara memakan: potong semangka dan sajikan dengan potongan es dan gula, sebagai makanan penutup saat berbuka.

(2) Jeruk (tingkat hidrasi 87 persen)

Jeruk manis mengandung lebih dari 100 persen vitamin C yang dibutuhkan tubuh per hari. Harumnya pun segar.

Cara memakan: peras jeruk segar dan tambahkan ke minuman cokelat, atau potong jeruk dan masukan ke dalam salad buah.

(3) Beri (tingkat hidrasi 92 persen)

Stroberi berada di peringkat ke-4 sebagai buah antioksidan terbaik. Sedangkan raspberry dan blueberry juga baik karena mengandung banyak vitamin C. Buah berry dikenal dapat
membersihkan pembuluh arteri dan mengatur kadar gula darah.

Cara memakan: tambahkan buah beri dengan krim kocok. Atau buah bisa dimakan dengan sereal saat sahur.

(4) Tin

Buah tin dikenal bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, meningkat fungsi pencernaan, dan membantu menurunkan berat badan. Bahkan daunnya dibutuhkan untuk menurunkan kadar insulin oleh penderita diabetes.

Sebagai salah satu makanan sehat di dunia, buah tin bahkan mengandung serat untuk menambah energi Anda yang berpuasa.

Cara memakan: sajikan buah tin dengan es krim atau smoothie. Bisa juga sajikan dengan kurma saat berbuka puasa.

(5) Anggur

Anggur dikenal mengandung resveratrol, zat yang berfungsi sebagai antioksidan dan baik untuk organ hati. Anggur penuh air disetiap gigitan. Pilihlah anggur yang berwarna ungu, merah,
hitam, atau hijau.

Cara memakan: makan anggur dalam bentuk utuh atau diiris dan dimasukkan ke dalam salad buah.

(6) Jeruk bali (tingkat hidrasi 90 persen)

Jeruk jenis ini mengandung 30 kalori dan limonoid detoksifikasi, yang menurut penelitian, dapat menghambat tumor dan kanker.

Cara makan: jeruk bisa dijadikan karamel untuk dimakan bersama wafel. Atau jeruk bisa dipotong dan disajikan dengan gula.

(7) Air kelapa (tingkat hidrasi 95 persen)

Air kelapa (yang tidak dicampur dengan susu) adalah cairan yang bisa didapatkan dari kelapa muda yang masih berwarna hijau. Air kelapa mengandung natrium dan karbohidrat yang rendah, namun rasanya menyegarkan.

Cara memakan: beli buah kelapa muda segar di pedagang sayur lokal. Hindari minuman air kelapa kemasan karena telah dicampur pengawet dan air.

(8) Blewah (tingkat hidrasi 89 persen)

Blewah merupakan buah yang sangat baik untuk produksi energi dan memiliki kemampuan untuk menjaga kadar gula darah. Selain rasanya yang enak, buah ini cocok disajikan sebagai cemilan.

Cara memakan: potong buah setelah kulitnya dikupas, sajikan dengan potongan semangka dan melon.

(9) Nanas

Buah yang sangat berair ini mengandung bromelain, campuran senyawa dengan kekuatan anti-inflamasi yang kuat.

Cara memakan: masak nanas menjadi karamel dan makan bersama yoghurt dan es krim. Atau tusuk seperti kebab untuk disajikan bersama stroberi, anggur dan melon.

(10) Mangga

Mangga memiliki 135 kalori. Buah ini juga merupakan sumber uang baik dari vitamin A, B6, dan C, serta serat.

Cara membuat: tidak perlu penyajian yang macam-macam, cukup dipotong untuk camilan.***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww