Home >  Artikel >  SerbaSerbi

Akhir Derita Panjang Bocah dengan Kepala Terkulai karena Tulang Lehernya Lemah

Akhir Derita Panjang Bocah dengan Kepala Terkulai karena Tulang Lehernya Lemah
Mahindra Ahirwar (atas) dan Mahindra bersama Julie Jones (bawah). (kompas.com)
Minggu, 05 Juni 2016 15:00 WIB
NEW DELHI- Julie Jones, Seorang ibu dua anak dari Liverpool, Inggris, telah menggalang dana untuk mengakhiri penderitaan seorang bocah berusia 13 tahun di India yang mengalami miopati bawaan.

Bocah laki-laki bernama Mahindra Ahirwar itu terlahir memiliki kepala yang tergantung dengan posisi terbalik hampir 180 derajat.

Kondisi langka yang dialami Mahindra itu disebut miopati kogenital atau gangguan otot sejak bayi, seperti dilaporkan India Today, Sabtu (4/5/2016)

Dalam kasus Mahindra, otot lehernya sangat lemah sehingga tidak bisa menopang beban kepalanya seperti orang normal, sehingga kepalanya tergantung pada sudut hampir 180 derajat.

Ads
Mahindra kini menerima bantuan dari Julie Jones, seorang wanita dari Liverpool, yang tidak pernah memiliki hubungan darah dengan dia atau keluarganya.

Mereka tidak pernah saling kenal sebelumnya, kecuali Jones membaca laporan media tentang kondisi sulit yang dialami Mahindra.

Rasa kemanusiaan yang tinggi, yang melampaui semua sekat sosial, agama, ras, dan suku, telah mendorong wanita Jones untuk menggalang dana bagi pemulihan kondisi bocah tersebut.

Di usia remajanya kini, Mahindra tidak seperti anak-anak lain seusianya. Kondisinya telah membuatnya meringis sakit berkepanjangan.

Orangtuanya pun tak tega melihat anak mereka seperti itu sehingga sehingga ingin Mahindra lekas meninggal.

Kedua orangtua Mahindra, yakni Mukesh Ahirwar (41) dan Sumitra Ahirwar (36), telah berusaha keras. Lebih dari 50 dokter India telah bertemua anak tersebut, tetapi semuanya tak bisa menanganinya.

Setiap dokter yang dijumpai mengatakan, setiap upaya operasi korektif bisa membunuh anak itu.

Julie Jones membaca tentang kondisi medis langka yang dialami Mahindra. Ia bertekad untuk mengubah hidup anak itu dengan memulihkan kondisnya untuk selamanya.

Ibu dua anak itu telah melakukan kampanye penggalangan dana dengan biaya yang dibutuhkan 20.000 poundsterling atau sekiar Rp390 juta untuk operasi dan pengobatan Mahindra.

Jones berusaha mencari dana, “tetapi tidak ada yang benar-benar mau membantu,” katanya sambil terus berputar otak mencari jalan keluar.

Wanita Liverpool itu lalu membuka laptop dan menemukan website ini  www.crowdfunder.co.uk/ dan “saya pun langung membuat akun,” kata Jones.

Jones memulai kampanye penggalangan dana bagi Mahindra tahun lalu. Dalam 28 hari ia berhasil mengumpulkan dana 12.676 poundsterling atau sekitar Rp 247,3 juta.

Mahindra kemudian dibawa dari desa tempatnya tinggal ke New Delhi, ibu kota India untuk operasi. Ia ditangani dokter bedah tulang belakang,  Rajagopalan Krishnan, di Rumah Sakit Apollo, Delhi.

Dokter Krishnan melakukan operasi setelah Jones meyakinkannya. Rajagopalan dan timnya mencangkok tulang dari panggul untuk leher Mahindra agar bisa berdiri tegak.

Operasi dilakukan sangat hati-hati karena berisiko pada kematian. Operasi pun berjalan lancar selama 10 jam, pekan lalu di New Delhi.

Jones tidak pernah membayangkan karena tindakan semacam itu pada akhirnya akan membuat Mahindra bisa menjalani operasi. Tiga hari setelah operasi, Jones pun bisa bertemu.

Kedua orangtuanya menyatakan rasa syukur kepada Jones dan dokter Krishnan. Mereka juga berharap anak mereka, Mahindra, dapat kembali bermain dengan teman-temannya. ***
Editor : sanbas
Sumber : kompas.com
Kategori : SerbaSerbi
www www