Pengadilan Tipikor Izinkan Warga Tonton Sidang Perdana Kasus E-KTP

Pengadilan Tipikor Izinkan Warga Tonton Sidang Perdana Kasus E-KTP
Ilustrasi
Kamis, 09 Maret 2017 09:15 WIB
JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) memutuskan sidang perdana atas kasus korupsi pengadaan paket penerapan E-KTP berbasis NIK tidak disiarkan secara langsung atau live oleh media massa.Menurut Humas Tipikor Yohannes Priyana, keputusan tersebut adalah sikap dari hakim yang bekerja menangani kasus tersebut. Namun, bagi masyarakat yang ingin menonton dapat datang langsung ke pengadilan Tipikor. 

"Ini dari sikap kita (untuk tidak memperbolehkan siara langsung). Kalau masyarakat ber-interest ya silakan datang kepengadilan," ucapnya kepada Okezone, Kamis (9/3/2017).
Hal tersebut ia katakan karena sidang perdana itu dibuka untuk umum. Pihak Pengadilan Tipikor pun telah menyiapkan pengeras suara untuk masyarakat yang sudah datang jika sudah tidak bisa masuk ke ruang sidang.

"Pengadilan sidang terbuka untuk umum. Umum itu artinya silakan, hadiri (masyarakat) silakan. Tapi kalau live, pengadilan ini seakan akan dihadirkan langsung ke ruang publik. Proses peradilan mendatangi publik, nah itu tidak boleh. Maknanya beda," tutupnya.

Ads
Adapun dasar keputusan tak bolehnya sidang disiarkan secara langsung tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Kelas 1A Khusus Nomor W 10 u1/kp 01.1.1750sXI201601 tentang pelarangan peliputan atau penyiaran persidangan secara langsung oleh media.

Sekadar informasi KPK telah menjerat mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Sugiharto dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Irman sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. Sidang perdana ini pun dilakukan hari ini pukul 10.00 WIB di Ruang Kusuma Atmadja.

Editor:Sisie
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam
wwwwww