Sering Pusing dan Lemas? Awas, Bisa Jadi Kelebihan Sel Darah

Sering Pusing dan Lemas? Awas, Bisa Jadi Kelebihan Sel Darah
Ilustrasi
Senin, 20 Februari 2017 11:15 WIB
JAKARTA - Sering merasa pusing dan lemas meskipun istirahat dan makan sudah cukup? Hati-hati, bisa saja Anda mengalami kelebihan sel darah merah.dr Gina Aghnia Huda dari Palang Merah Indonesia Sukabumi, Jawa Barat, mengatakan sering pusing dan lemas merupakan tanda utama kelebihan sel darah merah. Kelebihan sel darah merah dapat membuat darah menjadi kental, sehingga peredarannya pun tidak optimal.

Darah yang kental berjalan lambat di pembuluh darah, yang juga menyebabkan jantung harus bekerja memompa darah lebih kuat. Peredaran darah yang lambat juga membuat suplai oksigen ke otak serta penyebaran nutrisi ke sel-sel tubuh terganggu.

"Karena itu donor darah bisa membantu. Kenapa? Karena donor darah akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, donor akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali mendonorkan darah," tutur dr Gina, ditemu di sela-sela acara Love Donation 2017 di Mal Ciputra, Jl Letjen S Parman, Grogol, Jakarta Barat, Minggu (19/2/2017).

Selain dapat meredakan pusing dan lemas karena kelebihan sel darah merah, donor darah juga memiliki ragam manfaat lain seperti membuat tubuh lebih fit, tekanan darah lebih stabil hingga merasa lebih bugar. Untuk itu, tidak ada salahnya rutin melakukan donor darah tiap 3 bulan sekali.

Dijelaskan dr Gina, manusia memiliki jumlah darah kurang lebih 6-9 liter di dalam tubuhnya. Sementara saat donor darah, yang diambil hanya sekitar 200 hingga 300 cc saja.

"Salah satu komponen darah adalah zat besi. Kadar zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil," tambahnya lagi.

Di sisi lain, tidak ada efek samping negatif dari melakukan donor darah. Sedikit lemas dan pusing memang akan terjadi namun kondisi tubuh akan kembali normal dalam waktu 24 jam. "Makanya yuk donor darah. Yang diambil kan cuma sedikit darahnya. Boleh juga cari tahu informasi dulu dengan mengunjungi PMI terdekat," pungkasnya.

Ads
Editor:Sisie
Sumber:Detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww