Cerbung Bagian ke-84

Nikah Siri: Icha Terpaksa Kami Bawa ke Rumah Sakit, Dia Terserang DBD

Nikah Siri: Icha Terpaksa Kami Bawa ke Rumah Sakit, Dia Terserang DBD
Jum'at, 10 Februari 2017 19:12 WIB
Penulis: Indra Wedhasmara
LAMA SAMBUNGAN TELPON BARU DIANGKAT- Untuk menghindari suara hujan agar suara Rusman bisa terdengar, Siti masuk ke ruang depan.''Di mana...?'' tanya Siti sambil duduk di kursi panjang.

''Si rumah sakit. Siti di mana..?'' terdengar suara Rusman di seberang.

''Si rumah abang...''

Ads
''Ohhhh.. Icha terpaksa kami bawa ke rumah sakit. Dia terserang DBD...'' kata Rusman sambil menyebut di ruang mana Icha diopname.

''Iya lah... kami segera ke sana..'' kata Siti sembari memutuskan hubungan pmbicaraan.

***

DI RUMAH SAKIT - langsung saja Siti bersama Bik Ijah menuju ke ruang mana Icha diopname. Sementara Rizal menunggu di mobil. Siti sepertinya belum ingin dia tampak bersama Rizal ketika berhadapan dengan Rusman dan keluarganya. Mungkin Siti menjaga image dirinya yang sudah menjanda begitu dekat dengan lelaki yang bukan muhrimnya.

Saat itu di ruang dimana Icha diopname ada kedua orang tua Rusman dan Ratna. Icha nampak diinfus. Siti ingin memeluk Icha, tetapi dilarang oleh dua perawat wanita di situ. Karena Icha sepertinya dalam tahap pemulihan dan belum bisa diusik. Icha nampak tertidur.

Perawat sesaat menyuruh yang ada di ruangan itu agar keluar sebentar, karena dokter akan datang ingin melakukan pemeriksaan.

Di ruang tunggu, sepertinya antara Rusman dan keluarga di satu pihak dan Siti di pihak lainnya belum ada yang ingin mengeluarkan bicara. Sepertinya ada kesungkanan di antara mereka.

''Apakah dia sudah melewati masa kritis...?'' tanya Siti pada Rusman. Wajah Siti disergap rasa cemas yang amat luar biasa.

''Ya... dan sekarang taraf pemulihan,'' kata Rusman seperti takut saja melihat Siti. Mungkin dia merasa sedikit agar bersalah dalam persoalan Icha.

''Bu.. rencana saya setelah Icha pulih akan saya bawa'' kata Siti kearah Ibu Rusman yang nampak juga agak cemas dengan kondisi Icha.

''Seharusnya, masalah Icha tidak usah dulu kita bahas di sini. Karena dia sendiri kan sedang sakit..?'' kata Ibu mulai nampak tak tenang dengan ungkapan Siti yang mungkin diluar dugaannya itu.

''Kalau nanti..., mungkin sudah lain masalahnya. Sebab, persoalan ini kan sudah lama. Tapi sepertinya pihak ibu tak pernah menanggapinya dengan serius'' kata Siti sepertinya tanpa beban membicarakan soal Icha.

''Maksud saya.. Biarlah Icha sehat dulu baru kita bicarakan''

''Maksud saya pun begitu. Tapi keinginan saya biar lah penjagaan Siti mulai malam ini saya ambil alih, sampai dia sehat.''

''Maksudnya...'' sergah Ibu Rusman.

''Ya... saya dan keluarga saya yang menjaganya'' kata Siti tegas saja yang artinya, Rusman dan keluarganya dipersilahkan pulang. (Bersambung)

Cerita Sebelumnya...

Cerita Selanjutnya...

Kategori:Ragam
wwwwww