Sumut Tuan Rumah MTQN 2018

Momentum Kebangkitan Masyarakat Madani

Momentum Kebangkitan Masyarakat Madani
Selasa, 27 Maret 2018 20:08 WIB
Penulis: Zul Anwar Ali Marbun

DITETAPKANNYA Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menjadi tuan rumah penyelenggara Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-27 yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 merupakan berkah besar bagi daerah ini. 

Event nasional ini tidak hanya diharapkan menjadi momentum kebangkitan 70 Tahun Provinsi Sumut menuju masyarakat madani yang damai dan sejahtera dalam keberagaman. Juga diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat luas untuk lebih mencintai Al Qur'an yang diturunkan Allah SWT sang pencipta kehidupan melalui Nabi Muhammad Shallallahi alaihi wasallam (Saw) sebagai rahmat bagi segenap alam sekaligus menjadi pedoman hidup bagi manusia agar selamat di dunia dan di akhirat serta terhindar dari siksa neraka (fiddunya hasanah wafil akhirati hasanah waqina 'azabannar). Allahu akbar.

Karena itu, Gubernur Sumatera Utara Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi MSi sangat mengharapkan agar event MTQN ini dapat berjalan dengan baik dan sukses serta didukung masyarakat luas dengan penuh sukacita.

“MTQN 2018 ini kita harapkan dapat menjadi momen kebangkitan Sumut. Ini merupakan kebanggaan bagi kita semua,” kata Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi saat silaturahim dengan insan Pers unit Pemprov Sumut terkait persiapan MTQN 2018 di anjungan Kantor Gubsu, Jumat 20 Oktober 2017.

Ads
Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Setdaprovsu HM Yusuf, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riadil Akhir Lubis dan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu, Ilyas Sitorus.

Dalam kesempatan itu, Gubsu Erry juga mengatakan, pada saat digelarnya MTQN 2017 di Maluku, para kafilah (peserta) banyak yang tinggal di tempat-tempat dan rumah ibadah seperti Gereja, Keuskupan. Hal ini menurut Erry menunjukkan bahwa event ini milik semua agama dan suku, jadi diharapkan semua pihak harus bisa menyukseskan penyelenggaraan MTQN. “Apalagi Sumut merupakan negeri berbilang kaum,” terang Erry.

Sementara Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Setdaprovsu HM Yusuf mengatakan, penyelenggaraan MTQN 2018 akan digelar di gedung Serbaguna Jalan Pancing/Willem Iskandar Medan Estate. Gedung Serbaguna ini dijadikan pusat lokasi penyelenggaraan untuk pembukaan dan penutupan karena memiliki daya kapasitas sebanyak 10.000 orang.

Untuk waktu penyelenggaraan, kata Yusuf, seyogianya MTQN ini digelar pada bulan Juli-Agustus 2018, namun karena Provinsi Sumut dan sejumlah kabupaten/kota menyelenggarakan Pilkada serentak, sehingga MTQN 2018 dijadwalkan digelar Oktober antara tanggal 19-31 Oktober.

“Selain dipusatkan di gedung Serbaguna Jalan Pancing/Willem Iskandar Medan Estate, untuk penyelenggaraan MTQN ini juga digelar di 5 kabupaten/kota yakni Kota Medan, Binjai, Kabupaten Langkat, Deli Serdang dan Serdang Bedagai,” ujar Yusuf.

Lebih lanjut dikatakan Yusuf, event ini nantinya akan dihadiri perwakilan peserta dari 33 provinsi di Indonesia. Dimana masing-masing provinsi akan diwakili sebanyak 100 orang delegasi, sehingga total peserta diperkirakan sebanyak 34.000. Selain itu, MTQN 2018 ini juga akan dihadiri tamu-tamu dari 38 kedutaan negara-negara sahabat.

Dalam penyelenggaraan MTQN ini kata Yusuf, masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menjadi pendamping setiap delegasi untuk melayanani akomodasi dan transportasi peserta. Selain itu, Pemprov Sumut juga menyediakan anggaran sebesar Rp 20 miliar antara lain untuk pembuatan panggung utama dan mimbar perlombaan.

Sementara itu, dalam silaturahim tersebut, Forum Wartawan unit Pemprov Sumut mendeklarasikan dukungan media terhadap penyelenggaraan MTQN 2018. Turut hadir dalam deklarasi tersebut penasehat Forum Wartawan Unit Pemprov Sumut, Zulfikar Tanjung, Amir Syarifuddin, Wakil Ketua Rolan Tambunan, Nanda Octavian, Sekretaris Irwan Ginting, Bendahara Erris Julieta Napitupulu dan unsur pengurus lainnya.

“Kami Wartawan Unit Kantor Gubsu sudah bisa berbesar hati dengan prestasi Sumut di bawah kepemimpinan Pak Tengku Erry. Bahkan Sumut sudah menjadi rekomendasi tempat belajar bagi daerah lain, banyak daerah yang sudah berkiblat ke Sumut. Untuk itulah kami mendeklarasikan dukungan dalam penyelenggaraan MTQN di Sumut ini,” kata Zulfikar Tanjung yang juga pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut.

Kebanggaan Masyarakat

Saat mengukuhkan kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Sumut di Gubernuran Jalan Jenderal Sudirman Medan, Senin 27 Maret 2017, Gubsu Tengku Erry Nuradi berharap, Sumatera Utara sebagai tuan rumah MTQN setelah 45 tahun dalam penantian, selain menjadi kebanggan bagi masyarakat juga diharapkan menjadi sarana Qori-Qoriah untuk menunjukkan prestasi.

"Saya sangat berharap Provinsi Sumatera Utara tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, namun juga sukses diprestasi," ujarnya.

Lebih lanjut Gubernur penerima anugerah Anggota Kehormatan PWI itu mengatakan, kesuksesan penyelenggaraan dan prestasi akan dapat diraih jika seluruh stakeholder terkait baik di kabupaten/kota maupun Provinsi Sumut dapat bersinerji untuk menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut.

"Saya yakin kita bisa. Apalagi melibatkan Kabupaten/ Kota. Saya ingin syiar MTQ ini bisa lebih bergaung hingga ke seluruh Sumut," kata Gubsu.

Dalam kesempatan tersebut Gubsu juga menyampaikan bahwa Pemprovsu sudah melakuan sejumlah persiapan termasuk merenovasi sejumlah venue untuk pelaksanaan MTQN. Bahkan Pemprovsu telah menganggarkan pembangunan Islamic Center yang akan dibangun di atas lahan seluas 50 hektar.
"Kita sudah anggarkan sekitar Rp 48 miliar di lahan PTPN II dekat Bandara Kualanamu. Saat ini kita menunggu izn dari pusat," terangnya.

Sementara itu Ketua Harian LPTQ Provsu DR H Asren Nasution MA mengaku siap melaksanakan amanah untuk menyukseskan pelaksanaan MTQ Tingkat Nasional di Sumut. Termasuk juga melakukan pembinaan terhadap para Qori-Qoriah agar berprestasi pada MTQN tersebut.

Dikatakan Asren, sejak April 2018 pihaknya telah melakukan pembinaan Qori dan Qoriah sekaligus memantau pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Kota sehingga menghasilkan Qori-Qoriah yang berprestasi.

"Sebenarnya ujung tombaknya ada di Kabupaten/Kota dalam menjaring Qori dan Qoriah yang berprestasi. Baru kita jaring lagi di MTQ tingkat Provinsi. Setelah itu kita menghimpun dan melakukan pembinaan untuk menjadi wakil Sumut pada tingkat nasional," kata Asren.

Mantan Kepala Dinas Kominfo Provsu itu juga menyatakan kesiapan menindaklanjuti keinginan Gubernur Sumut untuk mengembalikan para Qori dan Qoriah asal Sumut yang belakangan ini memperkuat kontingen Provinsi lain. "Jumlahnya ada duapuluhan. Selama ini mereka menjadi andalan Provinsi lain. Kita yakin bisa membawa pulang mereka. Apalagi Gubernur sangat mendukung agar mereka kembali ke Sumut dan memperkuat kontingen kita di MTQN nanti," papar Asren.

Editor:Fatih
Kategori:Opini
wwwwww