Opini

Pentingnya Budaya Sekolah Bernuansa Lingkungan

Pentingnya Budaya Sekolah Bernuansa Lingkungan
Candrianto, S.T.M.Pd, Kepala sekolah SMK SMTI Padang. (Ist.)
Senin, 21 November 2016 10:50 WIB
Penulis: Candrianto, S.T.M.Pd (Kepala sekolah SMK SMTI Padang)

BUDAYA SEKOLAH adalah nilai-nilai dominan yang didukung oleh sekolah atau falsafah yang menuntun kebijakan sekolah terhadap semua unsur dan komponen sekolah termasuk stakeholders pendidikan, seperti cara melaksanakan pekerjaan di sekolah serta asumsi atau kepercayaan dasar yang dianut oleh personil sekolah.

Budaya sekolah merujuk pada suatu sistem nilai, kepercayaan dan norma-norma yang diterima secara bersama, serta dilaksanakan dengan penuh kesadaran sebagai perilaku alami, yang dibentuk oleh lingkungan yang menciptakan pemahaman yang sama diantara seluruh unsur dan personil sekolah baik itu kepala sekolah, guru, staf, siswa dan jika perlu membentuk opini masyarakat yang sama dengan sekolah.

Di SMK SMTI Padang penerapan budaya sekolah 3S ( senyum,salam,sapa ) dimulai sejak tahun pelajaran 2013/2014 dengan penanaman nilai-niilai kesopanan dan pembiasaan yang baik pada siswa ,dimulai dari antara guru dengan kepala sekolah,guru dengan guru, siswa dengan guru serta siswa dengan siswa. Sebagai contoh siswa diajarkan untuk mencium tangan guru selesai upacara bendera,di dalam kelas, bertemu di jalan di dalam atau di luar lingkungan sekolah.Hal ini dimaksudkan agar terbentuuk siikap yang sopan dan santun terhadap orang yang lebih tua dengan harapan siswa melakukan hal yang sama dengan lingkungan dimana dia tinggal baik dengan orang tua,kerabat dan teman sebaya.

Selain mencium tangan guru, siswa juga dibiasakan untuk memberikan senyuman dan saling menyapa kepada siapa saja baik dengan sesama siswa terlebih denggan guru,dengan harapan dapat membentuk karakter siswa yang ramah dan berbudi pekerti santun.

Ads
Manfaat Pengembangan Budaya Sekolah

Beberapa manfaat yang bisa diambil dari upaya pengembangan budaya sekolah yang selama ini kami sebagai tenaga pengajar dan siswa rasakan adalah sebagai berikut :

1. Menjamin kualitas kerja yang lebih baik. 
2. Membuat Siswa lebih besikap santun dan sopan terhadap guru dan teman 
3. Lebih terbuka dan transparan 
4. Menciptakan kebersamaan dan rasa saling memiliki yang tinggi 
5. Meningkatkan solidaritas dan rasa kekeluargaan baik antara siswa dengan siswa maupun antara siswa dengan guru 
6. Jika berbuat kesalahan misalnya melanggar peraturan sekolah siswa berani meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi kesalahan lagi

Selain beberapa manfaat di atas, manfaat lain bagi individu (pribadi) dan kelompok adalah meningkatkan kepuasan kerja, pergaulan lebih akrab, disiplin meningkat, pengawasan fungsional bisa lebih ringan, muncul keinginan untuk selalu ingin berbuat proaktif, belajar dan ingin berprestasi, selalu ingin memberikan yang terbaik bagi sekolah, keluarga, orang lain dan diri sendiri.

Editor:Calva
Kategori:Opini
wwwwww