Home >  Artikel >  SerbaSerbi

PT Sampoerna Agro Ajukan Banding Kasus Karhutla

PT Sampoerna Agro Ajukan Banding Kasus Karhutla
Rabu, 31 Agustus 2016 19:15 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) menjelaskan anak usahanya PT National Sago Prima (NSP) menyatakan banding terhadap putusan PN Jakarta Selatan tentang kebakaran hutan di kebun sagu yang berada di Kabupatan Meranti, Provinsi Riau.Dalam putusan tanggal 12 Agustus 2016 tersebut, anak usaha SGRO harus membayar ganti rugi kerusakan lingkungan hidup dan ekologis sebesar Rp319,1 miliar. Selain itu harus melakukan pemulihan lingkungan terhadap lahan yang terbakar dengan biaya pemulihan sebesar Rp753,7 miliar. Selain itu, anak usaha SGRO ini harus membayar uang denda keterlambatan Rp 50 juta per hari.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Rabu (31/8/2016). SGRO menilai putusan tersebut tidak diambil secara bulat oleh majelis hakim. Sebab salah satu hakim yang bersertikat lingkungan menyatakan kebakaran yang terjadi di area PT NSP merupakan suatu bencana alam.

''Kami menilai putusan ini tidak tepat dan tidak adil karenanya PT NSP mengambil sikap denan mengajukan upaya hukum banding pada tanggal 22 Agustus 2016. Pada 12 Agustus 2016, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memenangkan gugatan terhadap PT National Sago Prima (NSP) atas perkara kebakaran hutan dan lahan seluas 3.000 Ha di lahan konsensi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Gugatan diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tanggal 2 Oktober 2015 dengan perkara nomor 591/Pdt.G-LH/2015/PN.Jkt.Sel''. ***

Ads
Kategori : SerbaSerbi
www www