Home >  Artikel >  SerbaSerbi

Mesin Mendadak Rusak, Pesawat Ini Menancap di Tambak Warga

Mesin Mendadak Rusak, Pesawat Ini Menancap di Tambak Warga
Pesawat latih yang menancap di tambak warga Demak
Senin, 20 Juni 2016 23:30 WIB

DEMAK - Diduga karena kerusakan mesin, pesawat latih jenis Cessna 172 milik Sekolah Penerbangan Nusa International Flying School berpenumpang dua orang jatuh di Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin.

Kapolsek Wedung, Kabupaten Demak, Iptu Untung Supriyadi mengungkapkan, pesawat latih berpenumpang dua orang tersebut jatuh di areal tambak di Dukuh Gojoyo, Desa Wedung, Demak, sekitar pukul 13.00 WIB.

Sebelum terjatuh, pesawat dengan pilot bernama Josua Adolf Watmena (21) asal Jakarta dan kopilot Boby Friadi (21) asal Semarang terlebih dahulu mengalami kerusakan mesin, ketika pesawat berada di ketinggian 1.000 kaki.

Mesin pesawat diupayakan untuk dihidupkan secara berulang-ulang, hingga akhirnya pesawat mendarat darurat di areal tambak.

Ads
Upaya pendaratan darurat tersebut bisa dibuktikan dari bekas roda pesawat, yang terlihat di area tambak sejauh 7 meter dari lokasi pesawat terjatuh.

Sebelumnya, pilot pesawat sudah berupaya meminta bantuan melalui telepon terkait kondisi mesin pesawat yang mati tersebut.

"Mereka diarahkan untuk mendaratkan pesawat di air demi keselamatan diri sendiri maupun masyarakat setempat," kata Untung kepada Antara.

Akhirnya, kata dia, pilot memutuskan mendaratkan pesawat secara darurat di atas areal tambak.

Pesawat latih tersebut terbang dari Bandara A Yani Semarang sekitar pukul 12.00 WIB menuju Kecamatan Wedung, sebagai lokasi latihan mereka.

Setelah latihan terbang selama satu jam, pilot bermaksud kembali ke Bandara A Yani sekitar pukul 13.00 WIB, namun nahas mesin pesawat justru mati.

Pilot maupun kopilot pesawat latih tersebut, kata dia, dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka-luka serius.

"Saat ini, keduanya berada di Kantor Polsek Wedung menunggu evakuasi dari pihak sekolah," ujarnya.

Untuk menjaga keamanan pesawat yang terjatuh di areal tambak, kata dia, dipasang garis polisi serta dijaga tiga personel kepolisian.

Pesawat yang terjatuh di areal tambak tersebut posisi depan menghujam ke areal tambak, dan posisi ekor pesawat berada di atas dengan posisi terbalik.***

Editor : ridwan iskandar
Sumber : merdeka.com
Kategori : SerbaSerbi
www www