Home >  Artikel >  SerbaSerbi

Fadli Zon Minta KJRI Jemput Putrinya di Bandara dan Didampingi Selama Sebulan di New York

Fadli Zon Minta KJRI Jemput Putrinya di Bandara dan Didampingi Selama Sebulan di New York
Fadli Zon (tengah). (detik.com)
Selasa, 28 Juni 2016 07:34 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon terbukti telah meminta fasilitas kepada Konsulat Jenderal RI (KJRI) di New York untuk putrinya yang tengah mengikuti kelas musim panas (summer course).

Fadli beralasan, dia meminta putrinya dijemput oleh pihak KJRI New York karena saat mendarat di New York waktu menunjukkan pukul 02.00 dini hari tetapi fakta berbeda diungkap oleh pihak KJRI New York.

"Yang bersangkutan (Putri Fadli Zon), mendarat di New York menggunakan penerbangan Emirates nomor penerbangan EK 201 pukul 14.15 siang (waktu New York) di Bandara JFK New York," tutur Konsul Jenderal RI di New York Bambang YP Siahaan melalui keterangan tertulis kepada detikcom, Selasa (28/6/2016).

Tidak hanya itu, pihak KJRI New York juga menginformasikan bahwa permintaan Fadli Zon tak hanya penjemputan dari Bandara ke penginapan melainkan juga pendampingan selama sang putri ada di New York. Namun karena alasan keterbatasan anggaran, pihak KJRI tak bisa mengabulkan permintaan wakil ketua umum partai Gerindra tersebut.

Ads
"KJRI New York telah membalas surat termaksud kepada Sekretariat DPR pada tanggal 10 Juni 2016 yang menginformasikan bahwa KJRI New York hanya dapat membantu penjemputan di Bandara dan transportasi dari bandara ke hotel di kota New York," beber dia.

"Karena keterbatasan anggaran KJRI New York tidak dapat memfasilitasi pendampingan selama 12 Juni-12 Juli karena jarak tujuan yang sekitar 200 km dari kota New York," imbuhnya.

Sebelumnya, Fadli Zon mengatakan, putrinya, Shafa Sabila mendapat bantuan penjemputan dari KJRI New York saat berkunjung ke Amerika Serikat. Fadli menyebut itu karena putrinya tiba di New York saat dini hari.

"Tidak ada pendampingan (saat di New York), tapi dibantu dijemput karena sampai di sana jam 02.00 pagi. Perempuan usia 18 tahun. Lalu diantar ke rumah orang Indonesia di sana," kata Fadli saat dikonfirmasi, Senin (27/6/2016).

Anak Fadli berada di New York selama 1 bulan pada 12 Juni-12 Juli 2016 untuk mengikuti kursus teater. Dia menyebut tidak ada bantuan lain dari KJRI di sana.

"Selebihnya sewa mobil," ujarnya.***
Editor : sanbas
Sumber : detik.com
Kategori : SerbaSerbi
www www